Fungsi Kurikulum dan Komponennya untuk Silabus

Diposting pada
Fungsi Kurikulum dan Komponennya untuk Silabus – Selamat berjumpa kembali di web galeriguru yang merupakan web pembahasan berupa perangkat pembelajaran Rpp, Silabus, contoh soal dan aplikasi pendidikan sebagai penunjang proses belajar mengajar bagi guru di satuan pendidikan sekolah dasar dan menengah. Begituh pentingnya suatu perangkat pembelajaran bagi seorang guru maka harus dibuat berdasarkan kurikulum yang di terapkan di sekolah. Jika kita berbicara masalah kurikulum maka tidak akan bisa lepas dari yang namanya perangkat pembelajaran. Karena kurikulum merupakan satu penerapan pembelajaran bagi sekolah. Lalu apa yang di maksud dengan kurikulum itu?
Fungsi Kurikulum dan Komponennya untuk Silabus

Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang di berikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisikan rancangan pembelajaran yang akan diberikan kepada peserta didik (pelajar) dalam satu periode jenjang pendidikan. Penyusunan perangkat mata pelajaran ini di sesuaikan dengan keadaan dan kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut serta kebutuhan lapangan kerja.
Namun secara umum, pengertian kurikulum adalah seperangkat atau sistem rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pembelajaran yang dipedomani dalam aktivitas belajar mengajar. Secara etimologis, kurikulum berasal daru istilah Curriculum dimana dalam bahasa Inggris, kurikulum adalah rencana pelajaran, curriculum berhasal dari bahasa latin yaitu Currere yang artinya memiliki banyak arti seperti belajari cepat, maju dengan cepat dan menjalani dan berusaha.
Sedangkan dari bahasa Arab kurikulum disebut dengan manhaj yang berarti jalan yang dilalui manusia pada berbagai bidang kehidupan, dalam pengertian kurikulum pendidikan bahasa arab yang dikenal dengan istilah manhaj al-dirasah yang jika dilihat artinya pada kamus tarbiyah adalah seperangkat perencanaan dan media yang dijadikan sebagai acuan lembaga pendidikan untuk mewujudkan tujuan-tujuan pendidikan. Dalam pengertian dari para ahli mengemukakan pendapatnya dalam gambaran berupa definisi-definisi pengertian kurikulum seperti yang terdapat dibawah ini.
Pengertian Kurikulum Menurut Definisi para Ahli :
  • Definisi Menurut Kerr, J.F (1968) Adalah semua pembelajaran yang dirancangan dan di laksanakan secara individu ataupun berkelompok baik disekolah maupun di luar sekolah.
  • Definisi Menurut Inlow (1966) adalah usaha menyeluruh yang dirancang khusus oleh pihak sekolah guna membimbing murid untuk memperoleh hasil dari pembelajaran yang sudah ditentukan.
  • Definisi Menurut Neagley dan Evans (1967) adakah semua pengalaman yang telah dirancang oleh pihak sekolah
  • Definisi Menurut Beauchamp (1968) adalah dokumen tertulis yang kandungannya berisi mata pelajaran yang akan diajarkan kepada peserta didik dengan melalui berbagai mata pelajaran.
Para ahli berbeda pendapat dalam menetapkan komponen-komponen pada kurikulum. setidaknya ada 5 komponen yang di kemukakan antara lain:
  1. Komponen tujuan
  2. Komponen isi (materi)
  3. Komponen strategi
  4. Komponen proses belajar mengajar
  5. Komponen Media (sarana dan prasarana)
Fungsi Kurikulum
Fungsi kurikulum sebagai alat dalam pendidikan memiliki berbagai macam fungsi dalam pendidikan sangat berperan dalam kegunaanya. Fungsi kurikulum itu sendiri sebagai berikut : 
  • Fungsi penyesuaian (The adjustive or Adaptive function) berfungsi sebagai penyesuaian adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi dilingkungannya karena lingkungan bersifat dinamis artinya dapat berubah-ubah.
  • Fungsi Integrasi (The Integrating Function) yaitu berfungsi sebagai penyeuaian mengandung makna bahwa kurikulum merupakan alat pendidikan yang mampu menghasilkan pribadi-pribadi yang dituntut yang dapat dibutuhkan dan berintegrasi di masyarakat.
  • Fungsi Diferensiasi (The Diferentiating Function) yaitu berfungsi sebagai diferensiansi sebagai alat yang memberikan pelayanan dari berbagao perbedaan disetiap siswa yang harus dihargai dan dilayani.
  • Fungsi Pemulihan (The Selective Function) sebagai pemilihan memberikan kesempatan bagi siswa untuk menentukan pilihan program belajar yang sesuai dengan minat dan bagakt tipe seperti ini bisanya terdapat pada sekolah jenjang menengah.
Fungsi Kurikulum dalam rangka mencapat tujuan pendidikan. 
Dari fungsi kurikulum dalam pendidikan tidak lain merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam hal ini alat untuk menempa manusia yang diharapkan sesuai dengan tujuan yang diharapakan. Pendidikan suatu bangsa dengan bangsa lain tidak akan sama karena setiap bangs adan negara mempunyai filsafat dan tujuan pendidikan tertentu yang dipengaruhi oleh berbagai segi, baik segi agama, Idiplogi, kebudayaan maupun kebutuhan negara itu sendiri. Dengan deminkian di negra kita tidak sama dengan nergar-negara lain untuk maka :
  • Merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan nasional
  • Merupakan program yang harus dilaksanakan oleh guru dan murid dalam proses belajar menagajar guna mencapai tujuan-tujuan tersebut
  • Merupakan pedoman guru dan siswa agar terlaksana proses belajar mengajar dengan baik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.
Kurikulum bagi sekolah yang bersangkutan
Untuk bagian ini merupakan bagian sekolah yang bersangkutan yang mempunya fungsi sebagai berikut.
  1. Sebagai alat mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan
  2. Sebagai pedoman mengatur segala kegitan sehari-hari disekolah tersebut dimana fungsi ini meliputi : Jenis Program pendidikan yang harus di laksanakan, Cara menyelenggarakan setiap jenis program pendidikan, dan orang yang bertanggung jawab dan melaksanakan program pendidikan.
Fungsi Kurikulu  secara umum yaitu:
Fungsi kurikulum bagi guru – guru tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana sesuai dengan kurikulum yang berlaku, tetapi juga sebagai pengembangan kurikulum dalam rangka pelaksanaan kurikulum tersebut.
Fungsi kurikulum bagi kepala sekolah – Bagi kepala sekolah yang merupakan barometer atau alat pengukur keberhasilan program pendidikan di sekolah yang di pimpinnya. Kepala sekolah di tuntut untuk menguasi dan mengontrol, apakah kegiatan proses belajar mengajar (pendidikan ) yang dilaksanakan itu berpijak pada kurikulum yang berlaku apa tidak.
Fungsi kurikulum bagi pengawas (supervisor) – Bagi para pengawa ini sebagai pedoman, patokan atau aturan dan menetapkan bagaimana yang memerlukan penyempurnaan atau kebaikan dalam usaha pelaksanaan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan.
Fungsu kurikulum bagi masyarakat – Melalui kurikulum sekolah yang bersangkutan, masyarakat bisa mengetahui apakah pengetahuan, sikap, dan nilai keterampikan yang dibutuhkan relevan atau tidaj dengan kurikulum di sekolah.
Fungsi kurikulum bagi pemakai lulusan – Instansi atau perusahaan yang mempergunakan tenaga kerja yang baik dalam arti kuantitas dan kualitas agar dapat meningkatan produktifitas.
Aspek penilaian di kurikulum 2013
Kurikulum 2013 mempunyai empat aspek penilaian yaitu aspek pengetahuan, aspek Keterampilan dan aspek perilaku. Di dalam kurikulum 2013 terutama di dalam materi pembelajaran terdapat materi yang dikurangi dan materi yang dilebihkan. Materi yang dikurangi terlihat pada materi pelajaran bahasa Indonesia, IPS, PPKn dan yang yang lainnya.
Sedangkan untuk materi yang dilebihkan yaitu matematika. Materi pelajaran tersebut terutama matematika dan IPA di sesuaikan dengan materi pembelajaran standar Internasional Seperti PISA dan TIMSS. Sehingga pemeritah mengharapkan menyemibangan pendidikan di dalam negeri dengan pendidikan di luar negeri. Berdasarkan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan semasa pk Anis Baswedan masih menjadi menteri tertuang pada Nomor 60 tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014 pelaksanaan kurikulum 2013 dihentikan dan sekolah-sekolah untuk sementara kembali menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Kecuali bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang sudah melaksanakannya selama 3 semester.
Dari penghentian tersebut pada waktu itu bersifat tetap. paling lama sampai tahun pelajaran 2019/2020 terkit kurikulum 2013 maka setiap sekolah khususnya guru membutuhkan silabus dan Rpp dari tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah. Adapun yang mengalami perubahan dalam penilaian dalam kurikulum 2013 yang akan di terapkan dalam tahun ajaran ini antra lain:
  • Penilaian Sikap
  • Ketuntasan Belajar
  • Mekanisme dan prosedur
  • Pengolahan
  • Laporan hasil belajar
Konsep Penilaian
Tujuan penilaian 
Formatif (membentuk karakter dan perilaku, menjadikan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat. diagnostik (melihat perkembangan peserta didik dan feedback-koreksi pembelajaran) dan mengukur capaian agar dapat dilakukan evaluasi hasil pembelajaran
Ranah yang dinilai yaitu:
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap dan perilaku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *